winrip-ibrd – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tengah mempersiapkan salah satu proyek infrastruktur olahraga terbesar di wilayah Kalimantan, yakni pembangunan stadion bertaraf internasional dengan nilai investasi mencapai Rp1 triliun. Stadion yang akan dibangun di Kota Banjarbaru ini ditargetkan rampung pada akhir tahun 2028 dan diharapkan menjadi pusat kegiatan olahraga, hiburan, serta penggerak ekonomi baru bagi masyarakat setempat.
Proyek ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sarana olahraga sekaligus memperkuat posisi Kalimantan Selatan sebagai salah satu daerah yang mampu menyelenggarakan event nasional maupun internasional. Dengan skema pembangunan multiyears atau tahun jamak selama periode 2026–2028, stadion tersebut diproyeksikan menjadi ikon baru bagi Banjarbaru dan Kalimantan Selatan secara umum.
Proyek Strategis dengan Anggaran Rp1 Triliun
Berdasarkan informasi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalimantan Selatan, pembangunan stadion internasional telah masuk dalam daftar proyek strategis daerah. Anggaran sebesar Rp1 triliun akan dialokasikan secara bertahap selama tiga tahun pelaksanaan pembangunan.
Tabel Alokasi Anggaran Pembangunan Stadion
| Tahun | Alokasi Anggaran | Fokus Pekerjaan |
|---|---|---|
| 2026 | Rp150 miliar | Persiapan lahan, perkuatan tanah, struktur awal |
| 2027 | Rp450 miliar | Konstruksi utama stadion |
| 2028 | Rp400 miliar | Penyelesaian bangunan dan fasilitas pendukung |
| Total | Rp1 triliun | Pembangunan stadion internasional |
Sumber: Pemprov Kalimantan Selatan dan Dinas PUPR Kalsel.
Pemerintah optimistis bahwa skema pembiayaan bertahap ini akan memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana tanpa membebani anggaran daerah dalam satu tahun anggaran sekaligus.
Berlokasi di Banjarbaru
Stadion internasional ini akan dibangun di Kelurahan Landasan Ulin Barat, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru. Lokasi yang dipilih memiliki luas sekitar 28,7 hektare dan dianggap strategis karena dekat dengan akses transportasi utama serta memiliki potensi pengembangan kawasan ekonomi baru.
Sebelum pembangunan fisik dimulai, pemerintah terlebih dahulu melakukan proses pembebasan lahan yang melibatkan puluhan pemilik tanah. Untuk kebutuhan tersebut, telah disiapkan anggaran sekitar Rp65 miliar. Proses pengadaan lahan menjadi salah satu tahapan krusial agar pembangunan dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Mengusung Standar Internasional
Meski detail desain akhir masih dalam tahap penyempurnaan melalui skema design and build, stadion ini direncanakan memenuhi standar internasional yang memungkinkan penyelenggaraan berbagai kompetisi olahraga berskala besar.
Selain pertandingan sepak bola, stadion juga dirancang untuk mendukung berbagai kegiatan lain seperti:
- Konser musik nasional dan internasional.
- Event budaya dan seni.
- Pameran skala besar.
- Kegiatan sosial masyarakat.
- Turnamen olahraga multi-cabang.
Konsep multifungsi tersebut menjadi tren dalam pembangunan stadion modern, sehingga fasilitas yang dibangun tidak hanya digunakan saat pertandingan olahraga berlangsung, tetapi juga dapat menghasilkan aktivitas ekonomi sepanjang tahun.
Dampak Ekonomi yang Diharapkan
Keberadaan stadion internasional diyakini akan memberikan efek berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian daerah. Pemerintah Kota Banjarbaru berharap kawasan sekitar stadion berkembang menjadi pusat aktivitas baru yang mampu menarik investasi dan menciptakan lapangan kerja.
Beberapa sektor yang diperkirakan akan memperoleh manfaat antara lain:
1. Pariwisata
Event olahraga dan hiburan berpotensi mendatangkan pengunjung dari berbagai daerah. Kehadiran wisatawan tentu akan meningkatkan okupansi hotel, restoran, dan sektor jasa lainnya.
2. UMKM Lokal
Pelaku usaha mikro dan kecil dapat memperoleh peluang usaha melalui penjualan makanan, minuman, suvenir, serta layanan pendukung selama berlangsungnya berbagai kegiatan di stadion.
3. Properti dan Infrastruktur
Pengembangan kawasan stadion biasanya diikuti peningkatan nilai lahan dan pembangunan infrastruktur penunjang seperti jalan, transportasi, serta fasilitas komersial.
4. Lapangan Kerja
Mulai dari tahap konstruksi hingga operasional, stadion diperkirakan akan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.
Menjadi Kebanggaan Baru Kalimantan Selatan

Selama ini Kalimantan Selatan dikenal memiliki berbagai fasilitas olahraga, namun belum memiliki stadion bertaraf internasional dengan skala besar. Kehadiran stadion baru ini diharapkan dapat menjadi simbol kemajuan daerah sekaligus wadah pembinaan atlet lokal.
Pemerintah juga menargetkan stadion tersebut dapat digunakan untuk berbagai ajang nasional, termasuk kompetisi sepak bola profesional dan event olahraga lainnya. Dengan fasilitas yang lebih modern, peluang Kalimantan Selatan menjadi tuan rumah kejuaraan nasional maupun internasional akan semakin terbuka.
Tantangan yang Perlu Diperhatikan
Meskipun prospeknya menjanjikan, proyek sebesar ini tentu menghadapi sejumlah tantangan. Beberapa di antaranya meliputi:
| Tantangan | Keterangan |
|---|---|
| Pembebasan lahan | Harus selesai sesuai jadwal agar konstruksi tidak tertunda |
| Pengendalian biaya | Menjaga agar anggaran tetap sesuai rencana |
| Kualitas konstruksi | Memastikan standar internasional dapat terpenuhi |
| Pemanfaatan pasca pembangunan | Menjamin stadion aktif digunakan dan tidak menjadi aset yang kurang produktif |
| Infrastruktur pendukung | Perlu akses transportasi dan fasilitas publik yang memadai |
Pengelolaan yang baik sejak tahap perencanaan hingga operasional menjadi faktor penting agar investasi besar ini memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Target Akhir 2028
Saat ini proyek masih berada pada tahapan persiapan, termasuk pengadaan lahan dan proses tender. Jika seluruh tahapan berjalan lancar, pembangunan fisik akan berlangsung secara bertahap hingga stadion ditargetkan selesai pada akhir tahun 2028.
Keberadaan stadion internasional senilai Rp1 triliun ini bukan sekadar pembangunan fasilitas olahraga, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang yang diharapkan mampu memperkuat daya saing Kalimantan Selatan. Dengan konsep modern, multifungsi, dan berstandar internasional, stadion tersebut berpotensi menjadi salah satu landmark baru di Pulau Kalimantan serta pusat aktivitas ekonomi dan olahraga yang berkelanjutan.
Referensi
- Media Center Provinsi Kalimantan Selatan – Stadion Internasional Masuk Program Prioritas PUPR Kalsel Tahun 2026.
- MediaKalsel – Pembangunan Stadion Internasional Kalsel Telan Rp1 Triliun, Target Groundbreaking Pertengahan Tahun.
- PostKalimantan – Proyek Prestisius Kalsel Dimulai 2026, Stadion Internasional Ditarget Rampung 2028.
- KabarKalsel – Lahan Sudah Ditetapkan, Stadion Internasional di Banjarbaru Ditarget Rampung 2028.
- Fakta Nasional – Proyek Stadion Internasional Kalsel Dimulai: Lokasi Ditetapkan, Target Rampung 2028.



