winrip-ibrd – Pemerintah kembali melanjutkan salah satu proyek infrastruktur terbesar di Indonesia. Jalan Tol Gedebage–Tasikmalaya–Cilacap (Getaci) dipastikan masuk dalam rencana pembangunan lanjutan dan digadang-gadang bakal menjadi jalan tol terpanjang di Indonesia dengan total panjang mencapai sekitar 206,65 kilometer. Proyek ini akan menghubungkan wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah melalui jalur selatan Pulau Jawa.
Kabar tersebut langsung menarik perhatian masyarakat, terutama warga di kawasan Priangan Timur hingga Cilacap. Selama ini, perjalanan menuju wilayah selatan Jawa masih didominasi jalan nasional yang sering mengalami kemacetan, terutama saat musim liburan atau arus mudik. Kehadiran Tol Getaci diharapkan menjadi solusi untuk mempercepat mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah yang selama ini belum terhubung jaringan jalan tol.
Meski sempat mengalami penundaan dari target awal, pemerintah menegaskan bahwa proyek strategis nasional (PSN) ini tetap akan dilanjutkan. Tol Getaci bahkan disebut sebagai salah satu proyek prioritas untuk meningkatkan konektivitas wilayah selatan Pulau Jawa.
Tol Getaci Bakal Jadi Tol Terpanjang di Indonesia
Jika seluruh ruas selesai dibangun, Tol Getaci akan memiliki panjang sekitar 206,65 kilometer. Angka tersebut membuatnya melampaui Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung (Terpeka) di Sumatra yang selama ini dikenal sebagai salah satu ruas tol terpanjang di Indonesia dengan panjang sekitar 189 kilometer.
Nama Getaci sendiri merupakan singkatan dari Gedebage–Tasikmalaya–Cilacap, sesuai dengan titik awal dan akhir jalur yang akan dilalui.
Proyek ini bukan sekadar membangun jalan bebas hambatan baru. Kehadirannya juga diharapkan mampu mengubah pola distribusi barang dan mobilitas masyarakat di wilayah selatan Jawa yang selama ini masih bergantung pada jalan nasional.
Menghubungkan Jawa Barat dan Jawa Tengah Lewat Jalur Selatan
Berbeda dengan Tol Trans Jawa yang mayoritas melintasi kawasan utara, Tol Getaci dirancang melewati wilayah selatan yang selama ini relatif belum memiliki jaringan tol.
Ruas ini akan menghubungkan Kota Bandung melalui kawasan Gedebage, kemudian menuju Garut, Tasikmalaya, Ciamis, hingga berakhir di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Dengan jalur tersebut, akses antarprovinsi diperkirakan menjadi jauh lebih cepat dibandingkan kondisi saat ini.
Keberadaan jalan tol ini juga diproyeksikan membuka akses baru menuju berbagai pusat pertumbuhan ekonomi, kawasan industri, sentra pertanian, hingga destinasi wisata di sepanjang jalur selatan.
Melintasi Sejumlah Kabupaten dan Kota
Berdasarkan rencana pembangunan yang telah dipublikasikan, Tol Getaci akan melintasi sejumlah wilayah strategis di Jawa Barat dan Jawa Tengah.
Di Jawa Barat, ruas tol akan melewati Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Garut, Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Ciamis, hingga Pangandaran. Setelah itu jalur akan tersambung menuju Kabupaten Cilacap di Provinsi Jawa Tengah.
Dengan cakupan wilayah yang cukup luas, proyek ini diharapkan mampu menciptakan pemerataan pembangunan, terutama di daerah yang selama ini belum menikmati akses jalan tol.
Dibangun Bertahap
Karena panjang jalurnya mencapai lebih dari 200 kilometer, pembangunan Tol Getaci akan dilakukan secara bertahap.
Tahap awal difokuskan pada ruas yang memiliki tingkat kebutuhan lalu lintas paling tinggi, yaitu kawasan Bandung menuju Garut. Setelah itu pembangunan akan diteruskan menuju Tasikmalaya hingga akhirnya tersambung ke Cilacap.
Pendekatan bertahap ini dilakukan agar proses pembebasan lahan, pendanaan, serta konstruksi dapat berjalan lebih efektif.
Pemerintah juga terus melakukan evaluasi teknis agar pembangunan dapat berlangsung sesuai target tanpa mengabaikan aspek keselamatan maupun lingkungan.
Potensi Mendorong Ekonomi Daerah
Kehadiran Tol Getaci diperkirakan akan membawa dampak besar terhadap perekonomian wilayah selatan Jawa.
Selama ini, sejumlah daerah seperti Garut, Tasikmalaya, dan Ciamis memiliki potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, industri kecil, hingga pariwisata. Namun, distribusi barang sering terkendala oleh waktu tempuh yang relatif lama.
Dengan adanya jalan tol, biaya logistik diperkirakan menjadi lebih efisien sehingga produk-produk lokal memiliki peluang lebih besar untuk bersaing di pasar nasional.
Selain itu, investor juga diprediksi semakin tertarik mengembangkan kawasan industri maupun pusat ekonomi baru di sekitar akses jalan tol.
Perjalanan Jadi Lebih Cepat
Manfaat lain yang paling dirasakan masyarakat tentu adalah efisiensi waktu perjalanan.
Saat ini, perjalanan dari Bandung menuju Tasikmalaya atau Cilacap melalui jalur nasional dapat memakan waktu cukup lama, terutama ketika arus kendaraan meningkat.
Dengan adanya Tol Getaci, waktu tempuh diperkirakan bisa dipangkas secara signifikan karena kendaraan dapat melaju melalui jalan bebas hambatan tanpa banyak hambatan persimpangan maupun kepadatan lalu lintas.
Bagi pelaku usaha logistik, efisiensi tersebut juga berarti biaya operasional yang lebih rendah dan distribusi barang yang lebih cepat.
Mendukung Pariwisata Jawa Barat dan Jawa Tengah
Selain ekonomi, sektor pariwisata juga diprediksi menjadi salah satu pihak yang paling diuntungkan.
Wilayah Garut dikenal dengan wisata alam, pemandian air panas, dan pegunungan. Tasikmalaya memiliki berbagai destinasi budaya dan kerajinan khas. Sementara Pangandaran dan Cilacap menawarkan wisata pantai yang menjadi favorit wisatawan domestik.
Dengan akses jalan tol yang lebih mudah, jumlah kunjungan wisatawan diperkirakan meningkat karena perjalanan menjadi lebih nyaman dan efisien.
Peningkatan jumlah wisatawan tentu akan memberikan dampak positif bagi hotel, restoran, UMKM, hingga pelaku usaha lokal.

Meski menawarkan banyak manfaat, pembangunan Tol Getaci juga menghadapi berbagai tantangan.
Salah satunya adalah kondisi geografis wilayah selatan Jawa yang didominasi perbukitan dan pegunungan. Faktor tersebut membuat proses konstruksi menjadi lebih kompleks dibandingkan pembangunan jalan tol di wilayah dataran.
Selain itu, proses pembebasan lahan juga memerlukan koordinasi dengan pemerintah daerah serta masyarakat agar pembangunan dapat berjalan lancar.
Karena itu, pemerintah menargetkan pembangunan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan teknis maupun pendanaan proyek.
Tol Getaci menjadi salah satu proyek infrastruktur yang paling dinantikan masyarakat di wilayah selatan Jawa. Selama bertahun-tahun, kawasan tersebut berkembang tanpa dukungan jaringan jalan tol seperti wilayah utara Pulau Jawa.
Jika proyek ini terealisasi sesuai rencana, konektivitas antara Jawa Barat dan Jawa Tengah akan meningkat secara signifikan. Distribusi barang menjadi lebih cepat, mobilitas masyarakat semakin mudah, dan peluang investasi baru diperkirakan akan terus bermunculan.
Meski pembangunan masih dilakukan secara bertahap, kepastian kelanjutan proyek menjadi sinyal positif bahwa pemerintah tetap berkomitmen memperkuat infrastruktur nasional. Dengan panjang mencapai sekitar 206,65 kilometer, Tol Getaci berpotensi mencatat sejarah sebagai jalan tol terpanjang di Indonesia sekaligus menjadi tulang punggung baru bagi pertumbuhan ekonomi di wilayah selatan Pulau Jawa.
Referensi
- Desk Jabar – Jalan Tol Terpanjang Hubungkan Jabar-Jateng Bakal Dibangun Melalui Selatan Lintasi 6 Kabupaten dan 2 Kota.
- Kontan – Siap Dibangun 2026, Intip Profil Calon Jalan Tol Terpanjang di Indonesia.
- AyoBandung – Dibangun 2026! Ruas Tol 206,65 KM Ini Bakal Hubungkan Jawa Barat dan Jawa Tengah.
- Aliansi News – Tol Terpanjang RI yang Hubungkan Bandung-Cilacap Bakal Dibangun 2026.



